kenapa bayi tersenyum saat tidur

Umur Berapa Bayi Tersenyum?

Bayi tersenyum memang indah, terutama ketika untuk merespons Ibu dan sekelilingnya. Bayi  ingin berkomunikasi dengan Ibu dan dapat mengungkapkan perasaannya sejak ia dilahirkan. Dan dia cepat belajar! Bayi mungkin akan mencoba meniru ekspresi wajah Ibu langsung setelah lahir, salah satunya dengan tersenyum.

Bayi baru lahir belum mempunyai kemampuan merespons sekelilingnya dengan optimal, tetapi Ibu akan sering melihat bayi tersenyum saat tidur, atau bayi sering tersenyum sendiri. Lalu Senyum apakah itu?

Umur Berapa Bayi Tersenyum?

Bayi mulai tersenyum bahkan sebelum mereka lahir, yaitu ketika mereka masih di dalam rahim. Tetapi senyuman nyata bayi ini dimulai sekitar usia dua bulan.

Bingung? Mari kita lihat jenis-jenis senyum selama berbulan-bulan dalam kehidupan seorang bayi:

Senyum refleks: Ingat pertama kalinya bayi tersenyum kepada Ibu dan Ibu menjadi emosional karenanya? Mungkin menyedihkan untuk mengetahui bahwa senyuman itu bukanlah respons untuk Ibu, tetapi tindakan refleks yang mirip dengan gerakan kaki atau lengan. Senyum refleks terjadi sejak lahir hingga enam minggu.

Senyum ini tidak disengaja. Senyum refleks bersifat biologis dan terjadi ketika bayi mengeluarkan gas  atau saat tidur. Itu berlangsung selama beberapa detik dan terjadi secara acak.  Dan ini adalah alasan kenapa bayi sering senyum sendiri.

Senyum sosial: Bayi mulai memiliki senyum sosial sekitar usia dua bulan . Senyum sosial berarti bayi tersenyum untuk menanggapi senyuman Ibu. Itu adalah tanda dari otak bayi yang semakin dewasa. Mereka juga menjaga kontak mata ketika tersenyum pada Ibu dan menggunakan seluruh wajah mereka bukan hanya mulut. Itu berarti mereksudah dapat melihat jarak pendek, mengidentifikasi objek, dan membalasnya dengan senyuman.

Senyum sosial mendorong ikatan dan merupakan alat komunikasi awal antara anak dan orang tua. Bayi-bayi biasanya akan melakukan senyum sosial untuk waktu yang lama sampai mereka mendapatkan umpan balik Ibu dalam bentuk senyuman.

Senyum nyata: Senyum nyata muncul saat bayi berusia tiga bulan. Bayi tersebut memberikan senyum yang nyata saat mereka mengenali ibu atau wajah pengasuh utama, atau melihat sesuatu yang mereka ketahui (seperti mainan).

Sebuah penelitian menemukan bahwa bayi dengan umur kurang dari empat bulan tersenyum dengan niat untuk membuat ibu mereka tersenyum. Otak mereka telah cukup matang untuk memahami bahwa tersenyum digunakan untuk berhubungan dengan orang.

Baca juga: 13 Penyebab Anak Sering Terbangun Tengah Malam

Umur berapa bayi mulai tersenyum
Umur berapa bayi mulai tersenyum

Apa Hubungannya Senyum dengan Perkembangan Bayi?

Sama seperti tonggak lain bayi,  senyum mereka juga merupakan indikator penting dari perkembangan. Ini menandakan perkembangan kognitif dan sosio-emosional si kecil:

  • Tersenyum adalah tanda bahwa kemampuan sosial bayi yang sedang tumbuh. Saat bayi tumbuh, mereka tersenyum bukan karena refleks tetapi sebagai respons terhadap apa yang mereka lihat.
  • Senyum bayi juga berarti penglihatan mereka telah meningkat dan otak telah berkembang untuk mengenali wajah.
  • Sistem saraf dapat mengontrol senyum refleks mereka dan mereka tahu kapan harus tersenyum untuk berhubungan dengan orang.
  • Bayi mulai memahami bahwa emosi mereka berdampak pada orang lain di sekitarnya. Mereka mulai tersenyum untuk menunjukkan kebahagiaan, kegembiraan, dan kesenangan mereka.

Kenapa Bayi Sering Senyum saat Tidur?

Senyum ini spontan dan terjadi selama REM (rapid eye movement).

Selama tahap tidur REM, kejadian fisiologis tertentu memicu refleks, seperti senyuman. Oleh karena itu, ketika bayi tersenyum saat tidur, itu tidak berarti apa-apa; itu murni reaksi fisiologis dan bukan emosional.

Baca juga: Cara Menghilang Rasa Sakit setelah Imunisasi pada Bayi

Kapan Bayi Ingin Tersenyum Pada Ibu?

Situasi yang paling mungkin ketika bayi tersenyum pada Ibu adalah:

  • Ketika mereka mencari perhatian
  • Ketika mereka bahagia
  • Ketika perut mereka kenyang setelah makan
  • Ketika  Ibu  tersenyum pada mereka dan mereka membalasnya

Agar Bayi Bisa Tersenyum lebih Banyak

Jika Ibu ingin melihat bayi tersenyum, maka berbicara dengan mereka, pertahankan kontak mata, dan sering tersenyum kepada mereka. Buat wajah konyol, meniru suara binatang, atau main cilukba.

Ingatlah untuk tidak berlebihan karena, pada tahap ini, bayi sedang belajar untuk mengatur emosi mereka. Jadi terlalu banyak rangsangan bisa membuat mereka berpaling.

Baca juga: Perkembangan Bayi Usia 4 Bulan

Bagaimana Jika Bayi Tidak Tersenyum?

Setiap bayi berbeda dan tidak perlu selalu tersenyum  dalam garis waktu rata-rata. Beberapa bayi mulai tersenyum hingga usia empat bulan. Namun, jika mereka tidak tersenyum jauh melampaui usia mereka, maka berikut adalah beberapa petunjuk untuk memeriksa:

  • Jika bayi mempertahankan kontak mata, membuat suara, tetapi tidak tersenyum selama empat bulan, maka itu mungkin karena ia bukan anak yang tersenyum secara alami.
  • Selama bayi mencapai tonggak perkembangan lainnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika dia tidak tersenyum setelah empat bulan bahkan ketika Ibu menyemangati dia, maka bicarakan masalah ini dengan dokter anak.
  • Keterlambatan dalam tersenyum tidak perlu selalu menunjukkan autisme.

Sekali lagi, tinggak perkembangan bayi itu berbeda. Ibu tidak bisa menyamakan si kecil dengan bayi lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: