tindik telinga bayi infeksi dan bernanah

Bernanah? Bisa Jadi Tindik Telinga Bayi Infeksi

Luka bekas tindik telinga bayi infeksi dan bernanah? Jangan cemas ya, Bu, dalam artikel ini akan dijelaskan beberapa perawatan yang bisa dilakukan.

Ibu memiliki seorang bayi perempuan, maka ada tambahan kegiatan yang harus Ibu lakukan, yaitu tindik telinga bayi. Tindik telinga bayi bisa dilakukan kapan saja, asalkan anak dan juga orangtua siap menghadapi kerewelan bayi.

Pada artikel sebelumnya, sudah dijelaskan 6 hal penting yang harus Ibu ketahui saat tindik telinga bayi, termasuk perawatan yang harus dilakukan setelah prosedur berlangsung.

Kemudian, bagaimana kalau ternyata di lubang bekas tusukkan terjadi infeksi? Nah, berikut ada beberapa hal lanjutan yang perlu ibu ketahui tentang infeksi pada tindik telinga bayi.

Gejala Infeksi pada Bekas Tindik Telinga Bayi

Kemerahan dan bengkak merupakan sesuatu yang wajar jika si kecil ditindik. Namun, kemerahan tidak selalu normal. Adakalanya infeksi terjadi setelah proses tindik telinga bayi.

Carilah tanda-tanda berikut sebagai peringatan dini infeksi tindik telinga bayi.

  • Kemerahan kronis di telinga: Bekas tusukkan di telinga bayi akan berwarna kemerahan selama beberapa hari, tetapi jika kemerahan  terus berlanjut selama berminggu-minggu, maka itu bisa menjadi gejala infeksi ringan.
  • Nanah atau cairan lain yang keluar dari lubang bekas tusukan: Nanah terbentuk karena akumulasi akut sel darah putih. Jika ada nanah, maka pasti ada infeksi. Infeksi ringan dapat meneteskan cairan bening dan tidak berwarna.
  • Lepuh merah: Lepuh ini bisa berwarna merah atau merah marun. Tanda ini lembut, bayi mungkin menjerit ketika disentuh. Tandanya si kecil merasa sakit.
  • Blister tunggal besar: Jika Ibu melihat satu blister besar/ tonjolan yang dekat dengan lubang bekas tindikan,  maka itu bisa berupa keloid, pertumbuhan berlebih jaringan parut. Keloid biasanya memiliki kecenderungan untuk terinfeksi.
  • Demam: Infeksi dapat bermanifestasi melalui demam. Jika bayi mengalami demam beberapa jam atau beberapa hari setelah tindik telinga, maka Ibu harus membawanya ke dokter.

Memahami alasan infeksi dapat membantu Ibu mengambil tindakan pencegahan untuk menghindarinya.

Apa yang Menyebabkan Infeksi pada Tindik Telinga Bayi?

Lubang bekas tindikan pada dasarnya adalah luka, dan sama seperti luka lainnya, bekas tindikan ini juga bisa rentan terhadap infeksi dari sejumlah bakteri yang secara alami ada di kulit atau di udara. Beberapa faktor berikut bisa memperburuk kemungkinan infeksi:

  • Perawatan yang buruk pada area yang ditusuk: Ini termasuk tidak menukar anting-anting atau tidak membersihkannya dengan benar saat Ibu menukarnya. Infeksi juga terjadi jika Ibu gagal menerapkan disinfektan.
  • Mengekspos bayi terhadap bakteri: Bakteri ditemukan di mana-mana, mulai dari debu yang ditemukan di rumah hingga taman tempat si kecil bermain. Jika Ibu tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah paparan, maka penindikan mungkin terinfeksi.
  • Anting yang ketat dan tidak nyaman: Anting yang ketat menekan lubang dengan kuat, memperlambat proses penyembuhan. Juga, itu membatasi sirkulasi udara di sekitar area itu.
  • Terus-menerus menarik-narik telinga: Jika anak  menarik-narik telinga, maka hal itu dapat menyebabkan laserasi tindik yang tidak disengaja, yang dapat terinfeksi.

Cara Mengobati Infeksi Tindik Telinga Bayi

Jika  Ibu mencurigai adanya infeksi, maka oleskan desinfektan menggunakan kapas dan bawa bayi ke dokter. Jangan mencoba mengobati infeksi sendiri . Obat-obatan tertentu, seperti kompres panas atau air garam yang mengalir di telinga, bekerja untuk orang dewasa tetapi dapat berbahaya bagi kulit bayi yang halus. Secara tidak sengaja, Ibu malah bisa memperburuk infeksi. Seorang profesional medis adalah orang yang tepat untuk menilai infeksi dan memberikan obat yang relevan.

Anting memberi tampilan baru dan menggemaskan untuk bayi. Telinganya ditindik oleh seorang profesional di tempat yang higienis. Kemudian Ibu merawat area yang tertusuk sehingga tidak terinfeksi. Perawatan yang tepat selama beberapa hari akan membantu bayi melewati proses tindikkan dan sembuh dengan  sempurna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: