Bayi Mendengkur Apakah Berbahaya

Sampai Umur Berapa Bayi Begadang Malam?

Pembahasan tentang sampai umur berapa bayi begadang malam dan penyebab bayi tidur tidak nyenyak di malam hari.

Tidur nyenyak adalah impian semua orangtua. namun itu mungkin belum menjadi kenyataan hingga bayi mencapai usia tertentu. Tidur sepanjang malam akan memastikan pertumbuhan si kecil agar tetap sehat, karena itu oragtua harus memperkuat kebiasaan tidur sepanjang malam dengan beberapa praktik.

Sampai Umur Berapa Bayi Begadang Malam?

Jawaban untuk pertanyaan sampai umur berapa bayi begadang malam tentunya sangat bervariasi. Hal ini tergantung dengan kondisi si kecil. nah, biasanya bayi akan tidur sepanjang malam setelah usia tiga bulan. Tidur sepanjang malam ini  berarti bayi akan tidur setidaknya selama enam jam tanpa terbangun, bukan bablas tidur hingga pagi.

Pada usia ini, bayi setidaknya akan bangun dua kali pada malam hari untuk menyusu atau mengganti popok. Ketika umurnya bertambah, maka jumlah jam tidur juga akan meningkat dengan sendirinya.

Baca juga: Biang Keringat pada Bayi 0-1 Tahun, Ketahui 7 Hal ini, Bu!

Penyebab Bayi Tidur Tidak Nyenyak di Malam Hari.

Setelah Ibu tahu sampai umur berapa bayi begadang malam, tetapi ternyata pada umur 3 bulan si kecil tetap saja masih begadang, tentunya Ibu akan bingung. Apakah ada masalah dengan siklus tidur si kecil sehingga tidak mengikuti pola yang biasa?

Tenang, Bu. Perlu dicatat bahwa tidak semua bayi sama dan “tidur sepanjang malam” bisa bervariasi. Beberapa bayi rata-rata akan tidur sekitar lima jam secara terus menerus sementara beberapa bayi lainnya bisa mencapai hingga delapan jam. Namun demikian, 80% bayi belajar untuk tidur sepanjang malam, rata-rata sekitar 11 jam, pada saat mereka berusia sembilan bulan.

Ada beberapa alasan yang menjadi penyebab bayi tidur tidak nyenyak di malam hari walaupun umurnya sudah cukup :

Walaupun bayi sudah menyusu, maka tetap akan ada kemungkinan mereka bangun di tengah malam dalam kondisi lapar. Jadi pastikan bayi tidak tidur dengan perut kosong. Sertakan sesi menyusui pada akhir hari, tepat sebelum tidur. Jika bayi sudah cukup umur untuk Mpasi, maka berikan makan malam.

Sama seperti orang dewasa, bayi memiliki dua tahap tidur – tidur gerakan mata tidak cepat dan tidur gerakan mata cepat (REM).  Kondisi terakhir terjadi ketika seseorang tidur nyenyak. Ketika beralih dari satu tahap tidur ke yang lain, bayi bisa bangun dan sulit tidur lagi. Jika pada orang dewasa dan balita, perpindahan tahap itu tidak begitu berdampak karena mereka bisa tidur seketika itu juga. namun hal ini sedikit sulit untuk bayi karena itu mereka biasanya akan menangis untuk memanggil orang tuanya. Namu tenang saja, kemampuan tidurnya akan membaik ketika usianya bertambah.

Perkembangan yang cepat pada tahap kehidupan tertentu juga dapat mengganggu tidur si bayi. Misalnya, bayi yang mengalami percepatan pertumbuhan sekitar enam bulan mungkin akan lebih sering merasa lapar sehingga terbangun di malam hari untuk mendapat makanan tambahan. Bayi mungkin tiba-tiba berhenti tidur sepanjang malam selama tahap-tahap ini dan kemudian melanjutkan tidur malam tanpa gangguan lagi.

sampai umur berapa bayi begadang malam
Sampai Umur Berapa Bayi Begadang Malam?

Penyebab bayi tidur tidak nyenyak di malam hari  yang selanjutnya adalah irama sirkadian, juga disebut jam tubuh, menentukan seberapa baik seseorang tidur.Kadang-kadang, bayi mungkin memiliki ‘jam tubuh yang tidak terkalibrasi’, sehingga sulit untuk tidur dan bangun pada waktu yang tepat. Untuk memastikan ritme sirkadian berfungsi dengan baik, arahkan bayi ke sinar matahari tidak langsung seperti yang jatuh dari jendela. Ajak dia berjalan-jalan di bawah sinar matahari yang hangat selama bulan-bulan musim dingin untuk membantu tubuhnya membedakan antara malam dan siang.

Selain itu, ketidaknyamanan karena sakit gigi juga bisa menjadi penyebab bayi tidur tidak nyenyak di malam hari. Jika itu terjadi berulang kali, Ibu bisa memberikan ibuprofen atau acetaminophen (paracetamol) ke bayi sebelum tidur untuk mengurangi rasa sakit, tetapi hanya lakukan hal itu setelah berkonsultasi dengan dokter. Gigi pertama bayi keluar hanya setelah enam bulan. Oleh karena itu, jika Ibu memulai pelatihan tidur lebih awal (pada tiga bulan), bayi dapat mentoleransi rasa sakit yang tumbuh lebih baik tanpa terbangun di malam hari.

Jika bayi memiliki infeksi atau penyakit, maka ada kemungkinan besar bahwa ia akan bangun setidaknya sekali di malam hari. Ibu bisa mencegah hal ini dengan merawat kesehatan bayi secara keseluruhan dan membantunya mendapatkan perawatan yang tepat dalam kasus kondisi yang mendasarinya.

Sebagai orang tua, ada banyak hal yang dapat Ibu  lakukan untuk memastikan si kecil mendapatkan tidur yang dibutuhkan sepanjang malam.

Baca juga: Sampai Usia Berapa Bayi Tidur Tanpa Bantal?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: