Cara Mengobati Bisul pada Bayi

Penyebab dan Cara Mengobati Bisul pada Bayi

Bisul merupakan tanda merah kecil atau ruam yang sering terjadi pada kulit bayi karena beberapa infeksi atau alergi. Ibu bisa mempertimbangkan untuk mengganti sabun mandi, lotion atau bedak si kecil. Namun jika bisul pada bayi sudah lebih besar, Ibu harus memikirkan cara lain untuk mengatasinya. Baca artikel ini untuk mengetahui cara mengobati bisul pada bayi serta penyebab bisul pada bayi.

Apa itu Bisul?

Bisul, juga dikenal sebagai furuncle, adalah benjolan empuk dan merah pada kulit bayi. Ini bukan kondisi serius, biasanya pertahanan tubuh yang sedang melawan bakteri akan menghasilkan bisul. Bisul biasanya muncul di wajah, leher, bahu, paha, ketiak dan pantat. Namun, terkadang, bisur ini menyebar ke bagian tubuh lain yang menyebabkan infeksi.

Penyebab Bisul Pada Bayi

Bisul terjadi saat pori-pori berkeringat atau akar rambut terinfeksi bakteri, terutama Staphylococcus aureus. Beberapa kondisi kesehatan juga dapat meningkatkan risiko anak terkena bisul. Mereka mungkin:

  • Diabetes
  • Masalah yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh
  • Kebersihan yang buruk
  • Nutrisi buruk
  • Paparan bahan kimia yang menyebabkan iritasi kulit
  • Eksim
  • Kekurangan zat besi atau anemia

Obat tertentu juga melemahkan kekebalan Ibu. Oleh karena itu, ada baiknya Ibu memahami efek samping dari setiap obat yang Ibu berikan pada anak.

Gejala Bisul pada Bayi

Dalam kebanyakan kasus, Ibu mungkin melihat benjolan keras dan merah pada kulit bayi. Ini biasanya berukuran kurang dari 4cm.  Semakin hari, benjolan ini akan membesar, melembut dan bernanah. Kondisi ini tentu sangat menyakitkan bagi anak.

Berikut adalah beberapa gejala yang mungkin hadir jika bisul mulai parah:

  • Kulit di sekitar area bisul akan membengkak dan menjadi lebih merah.
  • Kemungkinan bisul baru tumbuh di dan sekitar bisul pertama.
  • Bayi mungkin mengalami suhu atau mengalami demam tinggi.
  • Kelenjar getah bening terdekat akan membengkak.

 Baca juga: Penyebab Kantung Mata Hitam pada Bayi

Kapan Harus Membawa Bayi ke Dokter?

Bisul tidak memerlukan intervensi medis, tapi Ibu harus membawa bayi ke dokter saat dia memiliki:

  • Demam sedang
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Garis-garis merah di sekitar bisul
  • Sakit parah
  • Bisul tidak mengeluarkan nanah.
  •  Bisul menyebar
  • Jika bayi menderita diabetes atau masalah dengan sistem kekebalan tubuh

Cara Mengobati Bisul pada Bayi

Pengobatan rumahan:

Sebagian besar bisul akan bersih dengan sendirinya. Ibu juga bisa mempercepat proses penyembuhan dengan mengikuti pengobatan dan perawatan berikut:

Siapkan Kompres:

Kompres hangat akan membantu bisul untuk membuka dan mengeluarkan nanah. Basahi kain lembut dengan air hangat atau panas dan kompres bisul selama beberapa menit. Ini akan membantu mengurangi rasa sakit dan mengalirkan nanah ke permukaan. Ulangi ini beberapa kali dalam sehari. Cuci tangan Ibu sebelum meletakkan kompres.

Jaga Kebersihan

Bisul cepat menyebar karena menular. Bila Ibu melihat bisul mulai mengering, maka cepat bersihkan area itu dengan sepotong kapas yang dicelupkan pada antiseptik. Cuci daerah itu, keringkan dan tutup dengan plester. Ini tidak hanya menghindari penyebaran tetapi juga menghentikan si kecil untuk menyentuhnya. Bilas tangan Ibu menggunakan sabun dan keringkan sebelum dan sesudah Ibu menyentuh bisul.

Mandikan Ibu dengan air sabun atau larutan antiseptik. Ibu bahkan bisa mengoleskan krim antiseptik ke daerah yang terinfeksi. Gunakan handuk terpisah untuk mereka dan cuci pakaian mereka dengan air panas.

Perhatikan bisulnya

Jika bisul nampaknya tumbuh lebih besar dan menyebabkan lebih banyak rasa sakit atau jika Ibu melihat bisul baru lainnya bermunculan, Ibu harus segera membawa si kecil ke dokter.

Jangan Menekan Bisul

Jangan mencobmenekan bisul karena bisa mempengaruhi daerah sekitarnya, menyebabkan infeksi dan lebih banyak rasa sakit. Selain itu, jangan mencoba menusuk dengan menggunakan jarum. Infeksi bisa memburuk.

Obati dengan madu

Madu adalah antiseptik alami terbaik. Mengoleskan sedikit madu pada bisul bisa akan membantu mencegah penyebaran infeksi.

Cara Mengobati Bisul pada Bayi
Cara Mengobati Bisul pada Bayi

 Baca juga: Fase Perkembangan Bayi

Perawatan Medis

Jika bisul pada bayi memburuk dan tidak ada cairan nanah, Ibu bisa membawa bayi kecil ke dokter untuk perawatan medis termasuk:

Antibiotik:

  • Dokter anak mungkin menyarankan Ibu untuk menerapkan krim anti-infektif pada bisul.
  • Jika ada banyak bisul besar dan menyakitkan, dokter mungkin merekomendasikan antibiotik.
  • Selalu menyelesaikan keseluruhan pengobatan medis seperti yang ditentukan oleh dokter bahkan jika bisulnya hilang.
  • Jika antibiotik tidak bekerja, perawatan berikutnya akan menjadi sayatan dan pengeringan nanah.

Insisi & Drainase:

Ini adalah perawatan bedah yang dilakukan dengan pemberian anestesi.

  • Dokter bedah akan menusuk bisul untuk mengeluarkan nanah. Kemudian ia menempatkan dressing steril di atas potongan untuk menyerap kelebihan nanah.
  • Dia mungkin memberi antibiotik melalui infus intravena.
  • Setelah operasi selesai, Ibu bisa membawa bayi pulang.

 Pengobatan Untuk Bisul di Kepala Bayi:

Bisul di kepala bayi juga sering terjadi karena beberapa alasan. Berikut cara yang bisa Ibu lakukan untuk mengobati bisul di kepala bayi tersebut:

  • Disinfeksi area dengan menggosokkan alkohol, yang sama sekali tidak berbahaya bagi kulit bayi. Terkadang, ini saja membantu menyingkirkan bisul yang mungkin disebabkan oleh infeksi sederhana.
  • Jika ada beberapa bisul di kulit kepala, bisa karena panas dan cuaca. Dalam hal ini, oleskan minyak kelapa. Minyak kelapa memiliki sifat pendinginan dan pelembab. Ini secara efektif menghilangkan bisul panas pada bayi.

 Apakah bisul bayi menular?

Bisul mendadak menular, bisa juga menyebar ke bagian tubuh lain atau bahkan ke orang lain. Untuk menghindari infeksi, Ibu harus:

  • Secara teratur cuci tangan saat Ibu bermain dengan bayi.
  • Cuci kain lap bayi, handuk dan sprei dengan air panas.
  • Ganti perban bekas bisul sesering mungkin dan buang untuk menghindari penyebaran.
  • Saat bisul meletus, pastikan nanah tidak menyentuh bagian tubuh lainnya.

Sebenarnya tanpa perawatan pun, tubuh bayi akan secara otomatis melakukan perlawanan terhadap infeksi. Dalam waktu seminggu, bisul akan menjadi lebih lembut dan dipenuhi nanah. Ibu harus memeriksa apakah bisul mulai memudar dalam waktu 8-10 hari setelah kemunculannya.

Bisul bisa sangat menyakitkan, tapi akan segera hilang dengan sendirinya. Jika bisul bertahan lebih dari sepuluh sampai dua belas hari atau selalu muncul di tempat lain, maka konsultasikan dengan dokter.

Baca juga: Cara Agar Bayi Tidur Nyenyak

Komplikasi Pada Bayi Ibu Dari Bisul:

Nanah bisul tidak akan menimbulkan komplikasi apapun. Tapi terkadang bekas luka terjadi jika bisul sudah muncul. Jika mbisul membesar, bisa berubah menjadi selulit. Saat itulah infeksi masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam dan bisa diobati dengan menggunakan antibiotik.

Salep Bisul untuk Bayi

Salah satu jenis obat yang biasa diberikan untuk mengobati bisul adalah salep dengan kandungan Gentamicin Sulfate. Salep bisul untuk bayi ini biasanya hanya untuk pengobatan luar, dengan berbagai merk di antaranya garamycin. Selain itu, untuk di daerah lembab seperti pantat, dokter anak kadang akan merespkan salep yang tidak berbahan krim, tetapi gel agar mudah terserap seperti Bioplacenton, disertai dengan pembersih Lactacyd khusus untuk bayi.

Namun jika bisul pada bayi disebabkan oleh bakteri, kemungkinan besar akan selalu tumbuh dan tumbuh. Jadi kadang dokter juga akan menyertai dengan antibiotik untuk melawan bakteri dari dalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: