perawatan bayi baru lahir

Bayi Baru Lahir Tidur Terus, Normalkah?

Di siang hari, tampaknya bayi baru lahir tidur terus sementara di malam hari malah bergadang.  hal itu tentu membuat seorang Ibu, terutama Ibu baru menjadi kebingungan. Jadi, apakah bayi baru lahir tidur terus itu adalah hal yang normal?

Pola tidur bayi baru lahir ini seringkali membuat orangtua kelelahan karena tidak bisa beristirahat secara maksimal. Hal itu wajar, karena bayi baru lahir akan tidur selama kurang lebih 14-18 jam sehari. Biarpun bayi tidur dalam jangka waktu lama, tetapi lama setiap episode tidurnya tidak lebih dari 2-4 jam, jadi pada malam hari Ibu pasti akan sering terbangun oleh tangisan si kecil yang ingin disusui atau pun diganti popoknya.

Bayi Baru Lahir Tidur Terus, Normalkah?

Hal ini normal, karena bayi baru lahir belum bisa membedakan siang dan malam. Lalu sejalan dengan bertambahnya umurnya, bayi akan mulai berlajar membedakan siang dan malam. jika pada siang hari Ibu rajin berinteraksi, si kecil akan belajar untuk memusatkan tidurnya pada malam hari.

Siklus tidur bayi baru lahir jauh lebih pendek dibanding orang dewasa. Selain itu, tidur bayi baru lahir juga merupakan tidur Rapid Eye Movement (REM) yang sifatnya lebih ringan dan lebih terbangun/dibangunkan.

Namun Ibu harus tenang karena hal itu tidak akan berlangsung selamanya. Ketika masuk umur 1.5 sampai 2 bulan, periode tidur siang bayi akan lebih pendek sementara tidur malamnya akan lebih panjang. Pola REM akan berkurang dan sedikit demi sedikit digantikan oleh pola Non-REM sehingga bayi akan bisa tidur lebih lelap.

Tetapi ada juga bayi yang baru mencapai periode tidur malam panjang di umurnya yang memasuki 5-6 bulan. Namun, walau periode tidur malam si kecil panjang, Ibu tetap akan terbangun di malam-malam untuk membuatkan susu atau mengganti popok yang basah.

baca juga: Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Bayi Baru Lahir Tidur Terus
Bayi Baru Lahir Tidur Terus

Mengajarkan Kebiasaan Tidur yang baik

Bayi baru lahir belum bisa membedakan siang dan malam. Untuk itu, Ibu harus mengajarkannya kebiasaan tidur yang baik sedini mungkin. Tahap yang bisa Ibu lakukan adalah:

Kenali Tanda-tanda Lelah si Kecil

Periode bangun bayi biasanya tidak akan lebih dari 2 jam. Untuk itu, amati tanda kelelahannya. Jika bayi sudah mulai mengucek mata atau menarik-narik telinga, itu artinya dia sudah lelah. Maka segera tidurkan bayi agar tidak rewel.

Ajarkan Perbedaan Siang dan Malam

Pada siang hari, Ibu bisa mengajak si kecil bermain, buka tirai di kamar tidurnya dan biarkan cahaya masuk. selain itu, Ibu bisa juga menyalakan musik yang riang dan gembira. Sedangkan malam hari dan jam tidur siangnya, Ibu harus menutup tirai kamar dan matikan lampu atau gunakan cahaya lampu yang redup dan tidak terlalu terang.

Menerapkan Rutinitas Sebelum Tidur

Mengganti baju/popok, menyanyikan lagu nina bobo dan membacakan cerita bisa dijadikan turinitas yang akan mengantarkan bayi tidur.

Biarkan Bayi Tertidur dengan Sendirinya

Memasuki usia 2 bulan, Ibu sudah bisa mulai membiarkan bayi tertidur dengan sendirinya, tanpa perlu menimang-nimang atau meninabobokkannya.

Baca juga: Perkembangan Bayi 3 Bulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: