Kapan Anak Panas Harus Dibawa ke UGD

Kapan Anak Panas Harus Dibawa ke UGD / Rumah Sakit?

Kapan anak panas harus dibawa ke UGD? Panduan dari IDAI untuk Ibu agar tidak cepat panik ketika anak demam.

Anak demam memang mengkhawatirkan. Namun yang lebih sering terjadi, orangtualah yang lebih sering mengalami fobia demam, yaitu kecenderungan untuk selalu panik ketika suhu tubuh anak meningkat. Padahal demam tidak selalu berarti buruk.

Demam adalah sekutu, bukan musuh. Ketika seorang anak mendapat infeksi – dan sebagian besar infeksi pada anak-anak berasal dari virus yang benar-benar tidak ada perawatan khusus maka suhu tubuhnya akan naik sehingga dapat lebih efektif melawan infeksi virus. Dalam hal ini, demam bisa dianggap hal baik.

Namun Ibu tidak harus terpaku pada hal baik tersebut. Karena demam atau anak panas juga bisa menyebabkan masalah baru bagi anak. Artinya, ibu harus mencari pertolongan medis. Namun, kapan anak panas harus dibawa ke UGD/ rumah sakit?

Kapan Anak Panas Harus Dibawa ke UGD?

Jawaban untuk pertanyaan kapan anak panas harus dibawa ke UGD/ rumah sakit sangatlah bervariasi. Namun yang pasti, Ibu harus berpatokan pada umur bayi. Karena semakin muda umur bayi, maka Ibu harus menghindarkan anak dari suhu tinggi untuk menghindari kejang.

Sebelumnya, anak bisa disebut demam, jika dari pengukuran thermometer digital, suhu tubuhnya menunjukkan varian angka sebagai berikut:

  • diukur secara oral (di mulut): 100 ° F (37,8 ° C)
  • diukur secara rektal (di bagian anus: 100,4 ° F (38 ° C)
  • diukur dalam posisi aksila (diketiak): 99 ° F (37,2 ° C)

Nah, jika anak menunjukkan suhu tersebut saat diadakan pengukuran, maka Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan agar Ibu memperhatikan hal-hal berikut sebelum membawanya ke dokter.

Baca juga: 7 Tips Agar Anak Tidur Nyenyak saat Batuk

 

Kapan Anak Panas Harus Dibawa ke UGD
Kapan Anak Panas Harus Dibawa ke UGD?

Bayi Baru Lahir hingga berusia di bawah 2 atau 3 bulan.

Bawa anak ke UGD/ rumah sakit/ dokter  jika suhu badannya sudah menunjukkan peningkatan suhu hingga 100,4 derajat F (38 derajat C) atau lebih tinggi. Anak umur di bawah tiga bulan perlu segera dibawa ke dokter, tanpa memandang keadaan anak secara umum. Biarpun anak tampak baik-baik saja, tetapi Ibu harus segera mengunjungi UGD karena anak umur segitu memiliki sistem kekebalan yang kurang matang, infeksi bisa menjadi tanda sesuatu yang lebih serius seperti meningitis bakteri atau pneumonia.

Bayi 3 Bulan – 36 Bulan dan juga memiliki gejala lain.

Bayi dengan rentang umur ini, harus diajak ke dokter jika demamnya mencapai 39 derajat celcius atau lebih.  Bayi juga harus dibawa ke dokter jika menunjukkan tanda bahaya seperti muntah atau lemas. Bawa juga bayi mencari pertolongan medis jika demamnya sudah lebih dari tiga hari (walaupun suhu di bawah 39 derajat C).

 

Bayi Segala Usia

Untuk bayi segala usia, Ibu harus membawanya mencari pertolongan medis jika kondisinya:

  • Suhu tubuhnya >40°c
  • Mengalami kejang demam,
  • Demam si kecil berulang lebih dari 7 hari walaupun demam hanya berlangsung beberapa jam saja
  • Bayi memiliki penyakit kronik seperti penyakit jantung, kanker, lupus, penyakit ginjal
  • Bayi demam dan juga disertai ruam

Baca juga: Cara Menurunkan Panas pada Bayi 8 Bulan

Demam bisa mengakibatkan masalah serius. Hubungi juga dokter jika bayi yang lebih tua memiliki demam dengan tanda-tanda bahaya seperti di bawah ini:

  • Tidak merespons atau susah dibangunkan atau tidak bisa bergerak
  • Kesulitan bernafas
  • Bibir, lidah dan kuku nampak kebiruan
  • Ubun-ubun terlihat membonjol atau cekung
  • Ada kekakuan di leher
  • Nyeri kepala hebat
  • Nyeri perut hebat atau muntah-muntah
  • Terdapat ruam atau bintik-bintik berwarna keunguan seperti memar
  • Tidak mau makan atau minum dan terlihat terlalu lemah untuk minum
  • Menangis terus menerus
  • Anak gelisah
  • Posisi tubuh condong ke depan dan tidak dapat mengontrol air liur
  • Buang air kecilmenjadi sedikit atau jarang

Perhatikan asupan cairan si kecil ketika demam. Selain itu, selalu sediakan thermometer dan obat penurun panas yang sudah disetujui dokter di kotak obat keluarga sebagai pengobatan pertama jika anak demam.

Baca juga: Tanda Dehidrasi pada Bayi Baru Lahir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: