Perkembangan Bayi 3 Bulan

Fase Perkembangan Bayi

Setiap bayi itu berbeda dan memiliki kecepatan pertumbuhan yang berbeda pula. Terutama dalam tahap perkembangannya. Jadi, Ibu tidak usah cemas jika si kecil belum mencapai fase perkembangan bayi yang disarankan.

Berbagai pertanyaan umum yang Ibu risaukan mungkin seputar umur berapa bayi bisa tengkurap, kapan bayi bisa duduk, berguling atau bahkan makan. Sebagai panduan umum, berikut tahap perkembangan bayi secara umum yang bisa Ibu ikuti.

Fase Perkembangan Bayi : Motorik

Berguling

Beberapa bayi bisa melakukan hal ini pada usia tiga bulan, namun sebagian besar mendekati lima atau enam bulan. Beberapa belum menguasainya tujuh atau delapan bulan. Semuanya normal.

Tengkurap

Fase perkembangan bayi dalam tahap tengkurap biasanya dicapai bayi pada usia 3 – 4 bulan. Tengkurap terjadi ketika bayi berhasil bertumpu pada perutnya dan bertahan pada posisi tersebut beberapa saat. Bayi Anda belajar tengkurap pertama kali pada satu sisi, dilanjutkan di sisi lain, kemudian berbalik lagi. Ketika mencapai usia 3-4 bulan, saat otot lehernya semakin kuat  ia dapat berbaring telentang dengan memandang lurus ke depan.

Duduk

Kapan bayi bisa duduk? Kebanyakan bayi bisa duduk tanpa bantalan antara umur lima dan tujuh bulan. Bayi umur sembilan bulan hampir semua bisa melakukan ini dengan cukup baik.

Merangkak

Usia rata-rata anak  belajar merangkak saat ia mulai dapat duduk tanpa bantuan di usia 7-8 bulan. Dia dapat mengangkat kepalanya untuk melihat sekelilingnya dan otot-otot lengan, kaki dan punggungnya cukup kuat untuk mencegahnya jatuh ke permukaan saat ia mencoba bangkit dengan bantuan tangan dan lututnya. Di usia 9-10 bulan, bayi mencapai kepandaian baru yakni merangkak mundur untuk mengambil ancang-ancang duduk. Si kecil juga menguasai teknik yang lebih maju yaitu “cross-crawling,” gerakan merangkak  menggunakan satu tangan dan satu kaki yang berlawanan (misalnya tangan kanan dan kaki kiri) secara bersamaan.

Fase Perkembangan Bayi
Fase Perkembangan Bayi

Mengangkat Kepala

Di usia 2 bulan bayi Anda mampu mengontrol gerakan leher dan kepalanya. Ia dapat mengangkat kepala membentuk sudut 45 derajat dengan cara bertopang pada kedua tangannya saat usiannya 3 bulan. Di usia 4 bulan, bayi bisa mengangkat kepalanya dengan sudut lebih besar yaitu 90º dalam posisi tengkurap.

Berjalan

Fase perkembangan bayi yang satu ini bervariasi. Ibu harus ingat bahwa seberapa awal pun mereka memulai langkah pertamanya, itu bukanlah suatu tanda bahwa mereka akan lebih mampu secara fisik di kemudian hari. Usia rata-rata untuk mulai berjalan adalah 12-13 bulan, tetapi ada banyak yang belum melakukan langkah pertama sampai 16-18 bulan. Jika bayi belum bisa berjalan di umur 18 bulan, baru bisa digolongkan sebagai keterlambatan perkembangan. Segera kunjungi dokter dan lakukan konsultasi.

Fase Perkembangan Bayi : Gigi dan Bicara

Gigi

Kadang-kadang, bayi terlahir dengan gigi, tapi kebanyakan bayi mendapatkan gigi pertama mereka, biasanya salah satu yang paling depan, antara empat dan delapan bulan – rata-rata enam bulan, tapi  bisa juga saat mereka berumur setahun. Dengan usia dua setengah sampai tiga, mereka semua memiliki 20 gigi susu mereka.

Baca juga: Tanda Tumbuh Gigi Bayi dan Cara Mengatasinya

Berbicara

Beberapa bayi mengatakan ‘mama’ dan / atau ‘dada’ sekitar sembilan bulan, dan usia rata-rata untuk kata pertama adalah 10-11 bulan. Namun, banyak bayi / balita tidak terlalu tertarik untuk berbicara sampai setelah ulang tahun pertama mereka, beberapa di antaranya mendekati usia 18 bulan. Selama Ibu sering-sering berbicara dengan mereka dan mereka tampaknya mengerti, jangan khawatir. Mereka pasti akan bisa berbicara.

Baca juga : Perkembangan Bayi 5 Bulan

Makanan Pendamping ASI (MPasi)

Bayi dianjurkan untuk memulai makanan padanya pada umur 6 bulan. Makan sendiri dimulai sejak usia 6 bulan yaitu saat bayi sudah bisa menggunakan tangan dan jari-jarinya dengan baik dan koordinasi mata serta tangannya yang juga semakin baik. Si kecil dapat meraih benda yang jaraknya sekitar 25 cm dengan kedua tangannya kemudian memindahkan benda dari tangan satu ke tangan lain. Ia juga senang memasukkan segala sesuatu ke mulut, dan dapat memegang dengan ibu jari dan telunjuk untuk mengambil makanan. Tambahan pula gigi-geliginya yang mulai tumbuh di usia 6 bulan membuat si kecil terdorong mulai belajar menggigit benda yang masuk ke dalam mulutnya.

Baca juga:  Panduan untuk Memulai Mpasi Pertama untuk Bayi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: