cara menghilangkan rasa sakit setelah imunisasi pada bayi

Cara Menghilangkan Rasa Sakit setelah Imunisasi pada Bayi

Bayi rewel setelah imunisasi DPT dan BCG? Itu adalah hal yang normal, mengingat bayi sebelumnya tidak pernah disuntik sehingga rasa sakit akan membuatnya kaget. Nah, pada artikel ini akan disajikan beberapa cara menghilangkan rasa sakit setelah imunisasi pada bayi.

Disuntik memang tidak menyenangkan. Namun, vaksinasi sangat penting untuk menjaga kesehatan anak. Beberapa jenis imunisasi seperti DPT akan membuat bayi rewel. Bahkan ada bayi demam setelah imunisasi khususnya imunisasi DPT.

Masing-masing bayi memiliki ketahanan tersendiri, sehingga pertanyaan berapa lama bayi rewel setelah imunsiasi akan mendapat jawaban yang berbeda. Sama halnya demam setelah imunisasi DPT, beberapa bayi bahkan tidak akan mengalami demam sama sekali.

Secara umum, berdasarkan  pengalaman saya memiliki dua orang anak, demam setelah imunisasi khususnya DPT bisa berlangsung selama dua hari. Sepanjang demam, si kecil biasanya juga rewel dan tidak mau makan. Namun kondisi si kecil akan membaik seiring berlalunya waktu.

Kemungkinan Efek Samping dari Vaksinasi:

Beberapa bayi mungkin menderita efek samping berikut setelah vaksinasi:

  • Sifat lekas marah
  • Demam
  • Kemerahan dan bengkak di tempat suntikan

Sehabis imunisasi, pelaksana kesehatan yang memberikan imunisasi biasanya akan merespkan obat penurun demam. Cek suhu tubuh bayi dengan termometer secara berkala dan berikan obat penurun demam sesuai dosis dan arahan dari dokter.

cara menghilangkan rasa sakit setelah imunisasi pada bayi
cara menghilangkan rasa sakit setelah imunisasi pada bayi

Cara Menghilangkan Rasa Sakit setelah Imunisasi pada Bayi

Ada beberapa hal efektif yang bisa Ibu lakukan untuk untuk mengurangi rasa sakit pada bayi akibat suntikan imunasisi, di antaranya:

Ciptakan Kondisi yang tenang:

Bayi seringkali rewel dan mengantuk atau bahkan menolak makan selama beberapa jam setelah divaksinasi. Dalam situasi seperti ini, Ibu harus merencanakan beberapa aktivitas yang tenang di rumah. Jaga agar suhu ruangan tetap dingin dan nyaman, dan pastikan bayi  memakai pakaian longgar.

Gendong Bayi

Tetap dekat dengan bayi dan peluk dia untuk menenangkannya dari rasa sakit bekas suntikannya. Kehadiran Ibu di sampingnya merupakan obat paling mujarab untuk bayi yang rewel.

Susui Bayi

Faktanya, bayi yang divaksinasi dalam posisi menyusu biasanya menangis lebih sedikit dibanding bayi yang divaksinasi tidak dalam posisi menyusu. Para ahli percaya bahwa ini karena bayi hidup di ‘momen’, dan mereka bisa beralih dari ‘luka’ ke ‘makanan’ dengan cepat. Menyusui bayi langsung setelah sesi vaksinasi juga bisa membantu meringankan rasa sakit.

Beberapa sumber juga menyarankan untuk memberikan air gula karena bisa membantu mengalihkan rasa sakit. Tetapi mengingat bahwa pemberian gula tidak dianjurkan untuk bayi di bawah setahun, maka pilihan terbaik tetaplah ASI atau formula.

Baca juga: Cara Menenangkan Bayi Menangis yang Efektif

Gunakan Kompres Hangat

Cara menghilangkan rasa sakit setelah imunisasi pada bayi lainnya adalah dengan kompres. Cara mengompres bekas suntikan imunisasi sangatlah mudah, cukup basahkan lap atau kain bersih dengan air hangat, lalu tutupi bekas suntikan atau area yang sakit. Lakukan kompres sembari menyusui agar pikirannya teralihkan dan bayi tidak menolak kompres.  Kompres akan membantu mengurangi rasa sakit dan rasa nyeri di sekitar bekas suntikan.

Cobalah Mengalihkan Perhatian Bayi dengan Bermain

Salah satu cara terbaik untuk membantu bayi tenang setelah divaksinasi adalah dengan mengalihkan perhatiannya. Berikan dia hadiah baru atau mainan yang akan menarik perhatiannya untuk sementara waktu. Ibu  juga bisa mencoba menyalakan TV, untuk mengalihkan perhatiannya dari rasa sakitnya.

Baca juga: Cara Menghilangkan Kebiasaan Bayi Memasukkan Benda ke Mulut

Setelah Imunisasi

Rewel dan demam setelah imunisasi adalah hal normal. Artinya, itu hanya akan bertahan selama beberapa saat dan akan hilang dengan sendirinya. Jadi Ibu harus tetap tenang, terutama saat menghadapi bayi yang rewel. Bayi juga tidak memiliki pantangan tertentu seperti mandi atau makanan. Memandikan bayi setelah imunisasi juga bisa dilakukan, terutama jika bayi menderita demam. Gunakan air hangat untuk membantu menurunkan panas anak.

Mengatasi bengkak setelah imunisasi juga sangat mudah. kompres air hangat, selain menghilangkan rasa sakit juga bisa menghilangkan bengkak. Namun jika tidak dikompres pun, bengkak akan menghilang.

Segera hubungi dokter bila anak menunjukkan gejala yang lebih serius tak lama setelah diimunisasi. Tanda-tanda anak menunjukkan reaksi alergi serius terhadap vaksin:
–  Sulit bernapas.
–  Suaranya serak dan napasnya berbunyi.
–  Gatal-gatal disertai bintik-bintik merah.
–  Wajahnya pucat.
–  Jantung berdebar.
–  Hilang kesadaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: