keuntungan pemberian ASI bagi Bayi dan Ibu

11 Keuntungan Pemberian ASI bagi Bayi dan Ibu

Semua orang tahu kalau ASI itu baik untuk bayi, tetapi apa sih sebenarnya keuntungan pemberian ASI bagi Bayi dan Ibu?

Sebagai seorang Ibu, Ibu mungkin mengutamakan kebutuhan bayi terlebih dahulu, apalagi urusan ASI. Tetapi ternyata menyusui tidak hanya bagus untuk kesehatan si kecil. Ibu sendiri juga akan mendapat manfaat. Nah, untuk lebih lanjut, berikut beberapa keuntungan pemberian ASI bagi Ibu dan Bayi.

Keuntungan Pemberian ASI bagi Bayi dan Ibu

ASI merupakan makanan pertama bayi, mengandung kombinasi nutrisi yang sempurna untuk bayi. ASI mengandung hampir 100 jenis nutrisi yang dibutuhkan si kecil, yang senantiasa berubah dan mengikuti kebutuhan bayi.

Dengan menyusui, maka dipastikan bayi akan mendapatkan nutrisi yang tepat untuk kebutuhan tubuhnya.

Manfaat ASI bagi Bayi

1. ASI berubah untuk memberikan nutrisi yang ideal bagi bayi  

ASI mengandung protein, lemak, vitamin, dan mineral dengan proporsi yang tepat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Bahkan, ASI itu  ‘dibuat khusus’ untuk bayi Ibu dan komposisi nutrisinya akan berubah seiring usia bayi.

Misalnya, hingga sepuluh hari setelah melahirkan, tubuh Ibu menghasilkan jenis susu pertama, cairan kekuningan yang disebut kolostrum. Kolostrum kaya akan antibodi, vitamin dan mineral yang larut dalam lemak yang membantu melindungi bayi dari bakteri dan penyakit hingga sistem kekebalannya berkembang dengan baik.

2. ASI mudah dicerna oleh bayi

ASI mudah dicerna oleh bayi dan cenderung tidak membuat si kecil konstipasi atau diare daripada susu formula bayi.

3. ASI membantu meningkatkan sistem kekebalan bayi  

Bayi  mewarisi antibody ibunya melalui ASI serta antibodi yang ditawarkan melalui kolostrum. Dengan demikian, ASI bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi dan mengurangi risiko infeksi seperti:

  • Infeksi saluran pernafasan,
  • Flu perut (gastroenteritis) / diare,
  • Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang disusui juga dapat mengurangi risiko obesitas dan diabetes, serta menurunkan tekanan darah dan kolesterol total di kemudian hari.

4. Menyusui dapat melindungi terhadap alergi

Antibodi yang diteruskan dari ASI ke bayi membantu memperkuat sistem kekebalan bayi. Bayi yang diberi ASI terkena lebih sedikit alergen seperti protein susu sapi dan protein kedelai. Kemungkinan anak mengembangkan alergi bisa berkurang jika ekspos terhadap alergen ditunda hingga anak sedikit lebih tua dan sistem kekebalan tubuh lebih matang.

5. ASI dapat meningkatkan perkembangan mental dan visual yang lebih baik pada bayi

ASI  bisa meningkatkan perkembangan mental dan kecerdasan yang lebih baik ada bayi. Penelitian telah menunjukkan hubungan antara asam lemak omega-3 dalam ASI yang disebut DHA (docosahexaenoic acid) dan peningkatan fungsi kognitif. DHA juga diperlukan untuk kesehatan mata dan meningkatkan penglihatan pada bayi. American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan makan sekitar 8-12 ons ikan atau kerang per minggu saat menyusui untuk mendapatkan manfaat asam lemak omega 3 paling banyak.

6. Menyusui memberi kehangatan dan keamanan bagi bayi

Kontak tubuh yang dekat selama menyusui membantu menciptakan ikatan khusus antara  dan bayi . Ini juga membantu bayi merasa aman.

7. Menyusui memperbaiki gerakan rahang

Aksi menghisap adalah gerakan kompleks otot wajah dan lidah yang member latihan pada  rahang dan otot wajah bayi. Latihan ini akan membantu memperkuat dan memperbaiki perkembangan mereka.

Baca Juga: Kapan anak panas harus dibawa ke UGD

 

Manfaat Menyusui Bagi Ibu

Bagi beberapa Ibu, menyusui bisa jadi adalah hal berat hingga Ibu memutuskan untuk menyerah. Jika Ibu berada dalam kelompok itu, tunggu dulu. ada banyak keuntungan pemberian asi bagi bayi dan ibu. nah, apa saja manfaat menyusui bagi Ibu?

1.  Menyusui menyembuhkan tubuh Ibu

Menyusui melepaskan hormon oksitosin yang membantu rahim Ibu yang meregang selama kehamilan, untuk berkontraksi dan kembali ke bentuk sebelum kehamilan dan dapat mengurangi pendarahan rahim setelah kelahiran.

Menyusui juga mencegah pembengkakan payudara yang menyakitkan, suatu kondisi di mana payudara terlalu penuh dengan susu. Pembesaran payudara dapat terjadi ketika Ibu beralih dari memproduksi kolostrum menjadi ASI matang atau ketika Ibu melewatkan beberapa kali waktu menyusui.

2. Menyusui menurunkan risiko jenis penyakit tertentu

Menyusui menurunkan risiko kanker payudara, kanker ovarium, diabetes tipe II, penyakit kardiovaskular, hipertensi dan hiperlipidemia.

3. Menyusui membantu Ibu menurunkan berat badan lebih cepat

Sekitar 500 kalori per hari diperlukan untuk memproduksi ASI, dan ini, dapat membantu mengurangi berat badan pasca melahirkan (1-2kg per bulan).

4. Menyusui menghemat waktu dan uang

Menyusui itu nyaman dan tidak memerlukan botol atau  menyiapkan susu. Menyusui juga bebas dari kuman dan tidak terkontaminasi karena berasal langsung dari payudara. Menyusui menghemat waktu dan uang karena Ibu bisa  menyusui bayi di mana saja dan kapan saja. Ini juga memberi Ibu  waktu yang teratur untuk bersantai dan ikatan dengan bayi.

Mengingat besarnya keuntungan pemberian ASI bagi Ibu dan Bayi, maka ada baiknya Ibu lebih mengutamakan pemberian ASI. Gunakan susu formula seperlunya, agar bayi mendapat manfaat yang lebih maksimal. Konsultasilah dengan dokter atau ahli laktasi jika Ibu punya masalah dalam proses menyusui.

Baca juga: Cara Ampuh Bangunkan Bayi untuk Menyusu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: