cara membangunkan bayi yg malas menyusu

11 Cara Ampuh Bangunkan Bayi untuk Menyusu

Beberapa cara ampuh bangunkan bayi untuk menyusu yang bisa Ibu coba.

Sudah menjadi informasi umum jika Ibu sering diminta untuk membangunkan bayi baru lahir untuk disusui setiap dua jam. Namun ada juga asumsi bahwa bayi yang mengantuk saat menyusu dan kemudian tidur nyenyak adalah ciri bayi yang kenyang dan mendapat cukup ASI. Kedua hal ini benar, tetapi dalam kategori umur yang berbeda. Khusus untuk bayi baru lahir, sangat disarankan untuk mengikuti informasi yang pertama.

Bayi biasanya akan mulai meminta menyusu dengan sendirinya setelah berumur beberapa minggu dan mendapatkan kembali berat badan lahirnya. Pada saat itu, suplai ASI Ibu biasanya sudah stabil. Bayi sehat yang berumur lebih dari dua minggu biasanya tidak akan tidur selama proses menyusui, sehingga Ibu pasti tahu kapan dia akan lapar. Namun berbeda halnya dengan bayi baru lahir, mereka tidak akan bisa memberi tahu Ibu kapan dia  lapar sehingga penting bagi Ibu untuk membangunkannya.

Bayi yang baru lahir biasanya harus menyusu kira-kira setiap 2 hingga 3 jam. Dengan menyusui bayi  sesering mungkin, si kecil akan mendapat asupan ASI yang cukup dan secara otomatis, itu juga akan merangsang pasokan ASI Ibu. Namun itu bukan berarti Ibu harus mengetatkan jadwal menyusui karena bayi yang baru disusui bisa menyusu sesuai dengan permintaan. Namun jika bayi ternyata terus saja tidur dan belum juga terbangun setelah 4 jam, maka tidak ada pilihan lain, maka Ibu harus membangunkannya.

Cara Ampuh Bangunkan Bayi untuk Menyusu
Cara Ampuh Bangunkan Bayi untuk Menyusu

Cara Ampuh Bangunkan Bayi untuk Menyusu

Namun membangunkan bayi baru lahir untuk menyusu tidak selalu mudah. Beberapa bayi tetap susah bangun karena terlalu mengantuk. Nah, untuk membantu Ibu, berikut cara ampuh bangunkan bayi untuk menyusu:

Tingkatkan Stimulasi dengan Sentuhan

Ibu bisa membantu si kecil keluar dari kondisi mengantuknya dengan menggelitik kakinya atau menggosok lengan, kaki, dan punggungnya dengan lembut.

Bicaralah pada Anak

Kadang, bayi akan terbangun jika mendengar suara Ibu.

Buka Selimut/ Baju Bayi

Ibu juga bisa melepas selimut si kecil, atau bahkan pakaiannya sehingga dia tidak lagi merasa hangat dan nyaman. Namun Ibu harus ingat bahwa bayi bisa kehilangan panas tubuh dengan sangat cepat. jadi jangan biarkan si kecil tidur di kamar yang dingin.

Baca juga: Bayi Tidur Terus Terus, Normalkah?

Ganti Popok

Penggantian popok biasanya efektif untuk membangunkan bayi sehingga bisa menyusu.

Ambil Washcloth

Salah satu cara ampuh bangunkan bayi untuk menyusu adalah dengan melap wajah bayi dengan lap basah. Lakukan hal ini dengan lembut agar bayi tidak terkejut.

Coba Memandikan Bayi

Sentuhan air dan perubahan suhu biasanya juga bisa membuat si kecil terbangun.

Redupkan Cahaya

Mata bayi yang baru lahir sensitif terhadap cahaya, dan cahaya yang terang dapat membuatnya ingin menutup mata. Karena itu, redupkan cahaya kamar agar dia bisa nyaman saat membuka mata.

Tempelkan Bayi ke Payudara

Refleks menghisap alami yang sudah ada sejak bayi dilahirkan akan mampu membuat si kecil menyusu bahkan jika dia masih mengantuk.  Ibu juga bisa mengeluarkan beberapa tetes ASI mulut bayi. Bau dan rasa dari air susu ibu  biasanya akan  membantu si kecil menghisap.

Tekan Pipi Bayi

Jika Ibu sudah menempelkan bibir bayi ke payudara tetapi dia masih juga tidak menyusu, maka cobalah untuk menekan pipinya untuk membantunya menyusu.

Ubah Posisi Menyusui

Memindahkan anak ke posisi menyusui yang berbeda dapat membantunya untuk bangun.  Cobalah posisi berbaring, menggendong atau posisi menyusui santai .

Hindari Menggunakan Pacifier

Menggunakan pacifier atau empeng bisa membuat anak tenang dan tidur lebih lama sehingga Ibu tidak sadar kalau si kecil sebenarnya lapar. Meskipun tidak apa-apa bagi bayi yang disusui menggunakan empeng, tetapi  dianjurkan untuk menunggu hingga anak berusia sekitar 4 hingga 6 minggu untuk memperkenalkannya.

Baca juga: Empeng untuk Bayi Bagus atau Tidak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: